Cara Jitu Membeli Rumah Bekas

Cara Jitu Membeli Rumah Bekas

1. Tanyakan usia bangunan rumah. Secara sederhana anda bisa mengklasifikasi usia bangunan rumah yaitu : baru (kurang dari 10 tahun), sedang (10 s/d 20 tahun) dan tua (lebih dari 20 tahun). Jika pernah dilakukan renovasi, tanyakan kapan terakhir kali dilakukan renovasi. Tentunya ini bukan patokan baku, karena tentu akan sangat dipengaruhi oleh kualitas bahan bangunan, tipe struktur dan kualitas pengerjaan yang dipergunakan pada rumah tersebut. Yang jelas, semakin tua usia bangunan maka performa-nya semakin menurun, dan berarti anda harus bersiap menganggarkan dana untuk merenovasi rumah tersebut.

2. Cek lingkungan sekitar rumah. Dapatkan informasi tentang kondisi lingkungan sekitar rumah, terutama jika rumah itu hendak anda tempati bersama keluarga. Jangan sampai anda kecewa karena ternyata lokasi rumah tersebut sulit diakses, rawan keamanan, jauh dari sarana pendidikan atau bahkan ternyata sering kebanjiran

3. Pilih broker/perantara yang tepat. Jika terpaksa anda harus membeli rumah melalui jasa broker/perantara, maka pilih broker yang sudah anda kenal/bisa anda percaya. Alternatif lain adalah dengan meminta referensi broker properti dari saudara/relasi-relasi anda. Jika tidak, sebaiknya gunakan jasa broker porperty terkenal yang sudah memiliki kredibilitas baik, yang akan sangat membantu saat pengurusan dokumen jual beli, bahkan saat pengajuan KPR seandainya anda berencana membeli rumah tersebut dengan cara mencicil ke bank.

4. Periksa kondisi fisik rumah. Periksa secara detail kondisi fisik rumah pada setiap bagian-bagiannya, bila perlu buat check list agar lebih mudah dalam melakukan pemeriksaan. Akan lebih baik jika anda mengajak kontraktor untuk menilai kondisi rumah saat ini. Beberapa hal yang harus anda perhatikan antara lain :
- Kondisi struktur rumah, periksalah barangkali ada retak-retak di pondasi, dinding, kolom dan balok
- Periksalah dinding, barangkali ada flek-fek bekas rembesan air tanah
- Periksa kualitas lantai, apa masih baik atau sudah mengalami penurunan/retak-retak lantai
- Periksalah barangkali ada bekas-bekas serangan rayap pada kusen, jendela, pintu, plafon dan atap rumah.
- Pastikan bahwa struktur atap masih dalam kondisi baik, lihatlah barangkali ada balok/gording yang keropos, atau kebocoran serius pada talang
- Jangan lupa cek pula kondisi jaringan listrik PLN di rumah, masih baik atau sudah awut-awutan
- Apakah kualitas airnya masih layak, dan cek pula jaringan air apa masih dalam kondisi baik
- Rasakan kondisi ruangan-ruangan, apakah segar, lembab atau malah terasa gerah ?

5. Cek harga. Carilah informasi sebanyak mungkin tentang harga pasaran tanah dan rumah di sekitar lokasi rumah tersebut, sehingga anda bisa melakukan penawaran dalam kisaran harga yang sewajarnya. Terlebih-lebih jika anda berencana membeli rumah tersebut untuk kemudian menjualnya lagi. Nah ini dia satu lagi peran penting seorang broker… tanpa harus bersusah payah menanyakan data – data tersebut seperti seorang petugas sensus, anda cukup menanyakan kepada broker anda untuk mengetahui informasi tersebut karena itulah pekerjaan mereka sehari-hari.

6. Cek dokumen kelengkapan rumah. Periksalah keaslian sertifikat rumah (SHM), sertifikat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), bukti Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan kemudian lakukan cross check pada semua dokumen tersebut. Apabila ternyata nama yang tertera disitu tidak sama dengan nama penjual rumah, tanyakan status hubungannya. Bila katanya belum dilakukan proses Balik Nama, mintalah Akta Jual Beli yang sah atas rumah tersebut. Untuk rumah yang berstatus harta warisan, tanyakan berapa banyak ahli waris sahnya. Poin ini penting sekali buat anda, demi menghindari masalah hukum yang tidak diinginkan di kemudian hari. Dan dalam urusan begini, biasanya sangat sensitif jika ditanyakan langsung kepada pemiliknya. Di sinilah enaknya mencari rumah bekas jika anda lewat bantuan seorang broker. Biasanya mereka sebelum melakukan listing properti yang dijual, mereka sudah menanyakan kondisi legalitas properti tersebut, bahkan kadang – kadang mereka sudah memiliki salinan dokumen tersebut.

By RumahHakMilik.com

Cara Jitu Melihat Properti Sewaan

Cara Jitu Melihat Properti Sewaan

Sepertinya anda harus membawa buku catatan dan pena. karena anda akan memerlukannya untuk mencatat detil-detil ketika anda melakukan kunjungan. Dengan mencatat, anda dapat mengingat lebih banyak detil tentang properti-properti yang telah anda lihat. Ini sangat berguna, terutama jika anda melihat banyak properti pada hari yang sama. Untuk setiap properti, catatlah detilnya di halaman baru dan pastikan alamatnya tertera di kanan atas kertas agar mudah dilihat.

Tuliskan keterangan properti selengkap-lengkapnya, terutama tentang luas dan bentuk setiap apartemen atau rumah yang anda kunjungi – misalnya, dengan mencatat jumlah kamar tidur dan tulis hal-hal yang anda sukai atau tidak sukai.

Bawalah kamera. Ini untuk membantu anda dalam proses pencatatan. Mulailah setiap seri foto dengan foto pintu depan, atau dengan eksterior unit, sehingga anda mengetahui pembagian seri foto-foto yang ada.

Selain itu, perhatikan area-area yang telah diberitahu ‘bermasalah’ oleh pemilik properti. Jika anda tetap memutuskan untuk menyewa unit tersebut, anda dapat menggunakan ini sebagai alat negosiasi untuk menurunkan harganya.

Upayakan untuk menyortir kriteria-kriteria anda ke dua kategori: fitur apa yang menurut anda seharusnya ada di properti, dan fitur apa yang anda inginkan di properti tersebut. Walaupun kategori kedua tidak sepenting yang pertama, mereka dapat menjadi alat negosiasi anda.

Periksa bahwa unit yang anda liat strukturnya kuat. Anda mungkin tidak perlu khawatir dengan aspek ini jika anda menyewa apartemen, namun anda tetap boleh melakukannya. Jika anda menemukan adanya masalah, misalnya retakan di dinding, beritahukan kepada pemilik.

Bawalah meteran pengukur, terutama jika anda sedang melihat properti sewaan untuk jangka pendek. Anda perlu memastikan bahwa sebagian besar furnitur anda dapat dipindahkan ke sana. Ini artinya anda juga perlu mengukur dimensi furnitur anda di rumah terlebih dahulu.

Akan lebih baik jika anda dapat membuat daftar kriteria. Ini akan berguna jika anda berencana untuk tinggal dengan orang lain, yang keinginan dan seleranya mungkin tidak sama dengan anda, dan orang tersebut tidak datang untuk melihat properti ini bersama anda. Daftar ini juga akan membantu anda mencegah anda untuk menyewa properti yang tidak sesuai dengan kebutuhan anda

Jika anda tetap memutuskan untuk menyewa properti tersebut, pastikan ‘masalah’nya sudah diurus dan diperbaiki sebelum anda pindah ke sana.

Pastikan semua berfungsi dengan baik. Ini termasuk sistem pemanas air, unit pendingin ruangan, lampu, kenop pintu, showerheads dan kunci jendela serta pintu. Jika ada yang perlu diganti atau diperbaiki, periksa dengan pemilik properti terlebih dahulu, bisa saja dia sudah menjadwalkan reparasi tanpa anda ketahui.

Jangan hanya melihat propertinya, namun juga lihat daerah sekitarnya. Anda perlu mengetahui siapa yang menjadi tetangga anda, jarak dari tempat tinggal ke fasilitas seperti klinik, pasar, swalayan, dan daerah sekitar. Jika anda kira anda dapat tinggal dengan nyaman di sana, maka pastikan anda mengingat properti tersebut.

By RumahHakMilik.com

Mencari Tempat Tinggal yang Tepat

Mencari Tempat Tinggal yang Tepat

Pedoman untuk Menyewa atau Mencari Properti Sewaan yang Tepat.
Penting bagi Anda untuk mengetahui apa yang diinginkan dalam mencari properti yang sesuai untuk disewa. Kesesuaian mungkin disebabkan oleh alasan sewa properti itu sendiri, apakah Anda akan menyewa rumah karena sedang direnovasi, atau sedang dalam proses mencari rumah baru.

Anggaran akan mencegah anda menyewa properti yang sebenarnya tidak mampu anda jangkau.
Membuat anggaran bukan hanya mempertimbangkan pengeluaran di masa depan ketika menyewa properti, namun juga mempertimbangkan harga pasar dari properti yang hendak anda sewa. Harga pasar tersebut biasanya berlaku untuk properti-properti di daerah tertentu saja. Oleh sebab itu, lakukanlah riset jika anda sudah ada lokasi yang diincar.
Lokasi: Lokasi mungkin adalah faktor yang juga sangat penting jika anda tinggal bersama keluarga anda.

Apabila dirasa tidak terdapat cukup ruang, maka anda perlu menyewa sebuah gudang atau ruangan baru. Untuk ini, anda perlu mengkalkulasikan biayanya dan lama anda memerlukan ruangan tambahan tersebut.

Walaupun agen real estate anda (jika anda menyewa jasa agen) akan memastikan anda mendapatkan tempat yang cocok untuk dihuni sementara, anda tetap dapat membuat daftar kriteria properti yang anda cari, dan memeriksa jika ada properti-properti yang memenuhi.
Anggaran: ini adalah hal pertama dan hal terpenting yang perlu anda pikirkan. Menentukan anggaran anda akan memberikan pilihan tipe properti yang sesuai untuk anda sewa. Tentunya, anda perlu menyesuaikan pilihan properti anda dengan kebutuhan dan batasan-batasan yang anda miliki.

Misalnya, jika anda memiliki anak yang masih usia sekolah, tentunya anda perlu memikirkan jarak antara sekolah dan tempat tinggal, serta layanan transportasi yang ada. Pertimbangan ini sangat penting, terutama jika anda berniat untuk tinggal di rumah sewa ini untuk jangka yang tidak sebentar. Selain jarak ke sekolah, anda juga patut memikirkan jarak dari rumah ke kantor anda.


Luas dan tata ruang: Walaupun anda hanya menyewa untuk jangka pendek, anda perlu mempertimbangkan kapasitas properti tersebut. Dapatkah ia menampung semua barang anda? Apakah luas dan tata ruangnya nyaman untuk anda?
Jika anda berpikir untuk menyewa properti ini untuk jangka yang belum ditentukan, anda perlu memikirkan jika properti ini dapat memenuhi kebutuhan ruang anda di masa nanti. Hal ini juga berlaku jika anda tinggal bersama keluarga anda, terutama tentang jumlah kamar yang diperlukan.

Sebagai alternatif, anda dapat memilih untuk menjual furnitur yang tidak dapat anda letakkan di properti sewaan. Selain itu, jika ada barang-barang anda yang sulit untuk dipindahkan, atau mungkin tidak mungkin untuk dipindahkan, anda mungkin perlu pertimbangkan untuk menggantinya dengan barang lain yang lebih fleksibel. Misalnya, apabila tempat tidur anda tidak cukup untuk dipindahkan melalui pintu di properti sewaan, anda mungkin harus mencari alternatif lain.

RumahHakMilik.com

7 Solusi Masalah Perumahan

7 Solusi Masalah Perumahan

Angka backlog yang menunjukkan kecenderungan makin tingginya selisih antara pertumbuhan permintaan dan penawaran rumah kepada MBR sangatlah memperihatinkan. Hal ini terjadi karena sejumlah hambatan belum dituntaskan.
Semua bentuk hambatan dalam kebijakan perumahan untuk rakyat di Indonesia saat ini, memenuhi kriteria macam-macam hambatan sebagai berikut:

1. masih ada hambatan organisasi, dimana manajemen kebijakan pengembangan perumahan cenderung berorientasi pada pembangunan rumah komersial yang dapat mengeliminasi hak MBR.

2, masih ada hambatan politik berupa masih kurangnya komitmen Pemda dalam merumuskan kebijakan pengembangan perumahan untuk MBR.

3. masih adanya hambatan fisik berupa keterbatasan lahan untuk pembangunan perumahan, selain karena harganya yang cenderung mahal dan juga prosedur pembebasan yang belum kondusif untuk pengembangan perumahan bagi MBR.

4. hambatan SDM, dimana pemegang kebijakan perumahan rakyat belum menjiwai roh dari perumahan untuk rakyat, khususnya perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

5. masih ada hambatan hukum dan peraturan perundang-undangan. Dalam hal ini bisa ditunjuk pada belum leluasanya pengurusan sertifikasi hak milik rumah MBR dan juga ketidakkonsistenan UU Nomor 1 tahun 2011 dan Peraturan terkait.

6. masih ada hambatan distributif, dimana akses MBR terhadap pasar perumahan masih sangat terbatas akibat kecenderungan harga naik dan daya beli mereka tetap rendah bahkan tidak berdaya sama sekali.

7. hambatan dana. Berbagai skema pembiayaan perumahan yang diluncurkan melalui kebijakan selama ini belum efektif menyentuh persoalan dalam usaha membuka akses MBR untuk memiliki rumah.


Untuk itu perlu membuat terobosan yang pas dan berani agar krisis perumahan rakyat dapat diatasi. Adapun yang harus segera dilakukan untuk menghilangkan tujuh hambatan tersebut adalah:


1. melakukan reformasi organisasi terkait perumahan rakyat kearah pemenuhan penyediaan perumahan untuk rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah dan tidak mampu, seperti Kementerian Perumahan Rakyat, Perumnas, BUMN bidang perumahan lainnya, BUMD yang bergerak di bidang perumahan, temasuk pembentukan Badan Pelaksana Perumahan atau BPJS Perumahan.

2. membuka, mempermudah dan menyediakan akses untuk mendapatkan perumahan bagi MBR dan masyarakat yang tidak mampu sesuai cluster atau kelompok kemampuan masyrakat termasuk moeningkatkan kemampuannya/penghasilannya

3. melakukan revolusi mental terhadap SDM yang menangani perumahan rakyat, baik SDM dari pemerintah, BUMN, Pengembang maupun masyarakat luas.

4. membuat program land bank atau bank tanah khusus untuk perumahan MBR oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota melalui lembaga milik pemerintah.

5. mensosialisasikan atau mensyaratkan kepada kepala daerah atau calon kepala daerah untuk berkomitmen mengembangkan perumahan untuk MBR sebagai salah satu urusan wajib pemerintah daerah.

6. mengevaluasi kembali peraturan dan perundang-undangan terkait perumahan rakyat, termasuk membuat peraturan atau perundang-undangan tentang bank tanah, tabungan perumahan rakyat, perizinan yang transparan, perbankan, dan pertanahan.

7. membuat skema pembiayaan yang tepat sasaran serta memperbesar anggaran perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau masyarakt yang tidak mampu sampai mencapai 5% dari APBN/APBD serta mengombinsikannya dengan dana dari tabungan perumahan rakyat.

By RumahHakMilik.com

8 Hal yang Harus Anda Periksa Sebelum Pindah Kerumah Baru

8 Hal yang Harus Anda Periksa Sebelum Pindah Kerumah Baru

Mau Pindah ke rumah baru? Ini merupakan keputusan dan biaya besar. Anda harus benar-benar yakin membuat keputusan tepat tentang rumah baru Anda. Sekalipun Anda pindah pada rumah kontrakan, Anda perlu memilih rumah terbaik untuk Anda maupun keluarga Anda.


Sebelum pindah ke rumah baru, Anda perlu memeriksa hal-hal berikut seperti yang dikutip oleh SmileProperti.com :

Furniture

Periksa apakah semua barang-barang, perlengkapan di rumah lama Anda bisa muat (tertampung) di rumah baru. Karena jika rumah baru terlalu kecil, Anda mungkin hanya membuang-buang waktu.

Lampu

Anda perlu memastikan semua bola lampu di semua ruangan maupun lampu di luar rumah bekerja dengan baik. Karena jika tidak, Anda akan membutuhkan biaya tambahan untuk membeli bola lampu.

Ventilasi

Sirkulasi udara dan cahaya salah satu unsur rumah sehat. Pastikan rumah memliki minimal dua jendela atau pintu, kalau bisa berhadapan. Anda tidak nyaman jika rumah terlalu gelap, bahkan siang hari harus menyalakan lampu.

Plug Poin

Hal ini menyangkut aliran listrik, apakah colokan listrik memadai di seluruh ruangan. Anda mungkin tidak akan nyaman jika colokan listrik hanya ada di dapur, sementara Anda ingin mentonton televisi di ruang tamu. Anda mungkin berpikir menarik kabel dari dapur, tetapi itu tidak efektif.

Tirai Rumah

Pastikan semua jendela bisa dipasangi tirai. Ini adalah masalah privasi Anda dan keluarga Anda, ada begitu banyak aktivitas yang tidak ingin orang lain lihat. Pastikan tirai atau penutup kaca telah terpasang dengan baik.

Pendingin Ruangan

Jika Anda tidak nyaman pakai AC, periksa apakah kipas langit-langit bekerja. Anda juga mungkin perlu kipas angin jika kipas langit-langit tidak benar-benar berfungsi.

Rembesan Air

Rembesan air merupakan kasus buruk dalam rumah, rembesan air bisa berasal dari atap rumah yang bocor atau dari pembuangan limbah, karena posisi rumah lebih rendah dari selokan.

Air

Periksa apakah aliran air lancar. Periksa juga apakah ada keran atau pipa air yang bocor. Keran bocor akan mengakibatkan pemborosan air, air sangat berharga, Anda perlu berhemat.

By RumahHakMilik.com

Kemenpera Tidak Memberikan Subsidi Kepada Rumah yang Dibangun di Area Sawah Produktif

Kemenpera Tidak Memberikan Subsidi Kepada Rumah yang Dibangun di Area Sawah Produktif

Kemenpera (Kementerian Perumahan Rakyat) tidak akan memberikan subsidi untuk rumah tapak yang dibangun oleh pengembang di area persawahan produktif di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi berkurangnya kawasan persawahan untuk perumahan masyarakat serta menunjang ketersediaan bahan pangan di masa yang akan datang.

Kemenpera Tidak Akan Subsidi Rumah Yang Dibangun Di Area Sawah Produktif
"Saat ini kami tengah menyusun Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) yang akan mengatur pemanfaatan lahan untuk kawasan perumahan. Ke depan, kami tidak akan memberikan subsidi untuk rumah yang dibangun pengembang di area sawah produktif di daerah lumbung padi di Indonesia", ujar Menpera Djan Faridz kepada sejumlah wartawan di sela-sela kegiatan Pembahasan Usulan Program Pengembangan Kawasan dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Tahun Anggaran 2014 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (5/2).

Menurutnya, pemanfaatan tanah di daerah persawahan di daerah kerap menimbulkan permasalahan jangka panjang dan berdampak pada ketersediaan lahan untuk tanaman padi. Oleh karena itu, dirinya merasa perlu pengaturan khusus agar Pemda juga bisa ikut mengantisipasi timbulnya dampak jangka panjang pembangunan rumah di lahan sawah.

Ke depan, imbuhnya, Kemenpera akan mendorong pembangunan hunian vertikal sehingga rumah yang dibangun oleh masyarakat minimal memiliki dua lantai serta para pengembang di daerah untuk membangun Rusun. Hal tersebut juga pernah dilaksanakan oleh Perumnas yang membangun hunian minimal empat hingga lima lantai untuk masyarakat sehingga mereka ke depan terbiasa hidup di Rusun.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut sekitar 19 kepala daerah dari pemerintah kabutpaten kota yang ada di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan, Asosiasi pengembang di Indonesia serta para pejabat di lingkungan Kemenpera.

Kami akan mengajak masyarakat untuk membangun rumah minimal dua lantai jadi tanah yang digunakan untuk pembangunan rumah tidak terlalu besar dan bisa memanfaatkan tanah yang ada untuk bercocok tanam dan resapan air. Sebenarnya masyarakat juga tidak terlalu repot jika tinggal di Rusun tapi mereka belum terbiasa saja", terangnya.

By RumahHakMilik.com

Industri Properti di Indonesia

Industri Properti di Indonesia

Beberapa kota Besar di Indonesia, sekarang mulai dipadati oleh industri perumahan. Sehingga menyebabkan beberapa kemacetan dan juga banjir. Masyarakat belum sadar bahwa kemacetan dan banjir yang melanda kota mereka disebabkan oleh banyaknya perumahan yang dibangun dan mengambil beberapa lahan pertanian. Dan hal itulah yang sangat merugikan. Sehingga kota pun menjadi sumpek dan tidak nyaman dilihat. Biasanya, kota yang dipenuhi oleh banyaknya industri perumahan adalah kota-kota besar misalnya Jakarta dan Bandung. Dan masih ada banyak kota lainnya yang mengalami hal yang sama. Sebenarnya, perumahan yang dibangun tersebut tidak akan menjadi masalah jika jumlahnya menjadi melebihi kapasitas. Sehingga kota tersebut juga kurang perairan. Padahal perairan juga dibutuhkan oleh kota tersebut.

Beberapa kota di luar pulau Jawa pun mengalami hal yang serupa. Bahkan pemerintah setempat sempat melarang dibangunnya lagi perumahan yang mengurangi lahan pertanian. Dan banyak juga keluhan dari masyarakat sekitar. Industri perumahan merupakan suatu industri yang kini sudah berkembang dengan baik. Bahkan gaya rumah modern dengan bahan bangunan yang berkualitas pun ditawarkan pada masyarakat. Harga bersaing ketat. Mereka berlomba memberikan harga seminim mungkin yang sesuai dengan kondisi perumahan tersebut. Hal itu menguntungkan bagi beberapa industri perumahan dan masyarakat yang memang sedang mencari perumahan baru dan unik. Tapi ternyata tidak selamanya menguntungkan. Karena perumahan tersebut juga terkadang menjadi masalah yang berarti bagi kepadatan kota. Maka, pemerintahan setempat di beberapa kota hanya memberi izin jumlah hektar tanah yang terbatas untuk dibangunnya lagi sebuah industri perumahan. Agar kota tidak terlalu ramai dengan banyaknya perumahan yang membuat suatu kota sumpek dan padat.

Selain itu, antisipasi lainnya adalah masyarakat dibiarkan membeli tanah kavling dan membangun rumah sendiri sehingga tidak terlalu banyak perumahan yang memadati suatu kota. Industri perumahan sudah berkembang dengan baik, tapi sebaiknya jangan terlalu memadati kota. Bahkan di pinggiran kota pun kini sudah banyak industri perumahan yang dibangun. Sehingga pemerintah setempat selalu berupaya untuk mengurangi bangunan perumahan tersebut dan juga menghindari lahan pertanian yang hampir setiap hari tergerus oleh adanya bangunan-bangunan tersebut. Kepadatan suatu kota membuat banyak masayarakat yang merasa lelah berada atau tinggal di kota tersebut. Karena hampir di setiap tempat, kemacetan selalu melanda. Lalu apa bedanya kota-kota luar pulau dengan ibu kota Jakarta.

By RumahHakMilik.com

Persiapan Rumah Untuk Siaga Hujan

Persiapan Rumah Untuk Siaga Hujan

Tak bisa dipungkiri musim hujan sudah hampir tiba, ada baiknya kita bersiaga untuk menghadapinyakan.
seperti pada tahun lalu, Beberapa daerah di indonesia, terendam air akibat musim hujan yang deras. Beberapa kawasan bahkan sempat terendam banjir. meski bukan perkara baru bagi warga ibukota, namun sejumlah persiapan harus dilakukan guna mengantisipasi masalah yang timbul karena musim hujan.

Ketika hujan datang, rumah seharusnya menjadi tempat bernaung yang paling idela dan nyaman bagi anda sekeluarga. Oleh karena itu, mempersiapkan rumah dengan matang sangat diperlukan. Ada beberapa bagian dari rumah yang bias jadi bermasalah akibat hujan, seperti atap rumah, dinding, lantai, selokan dan saluran pembuangan lain.
Hal pertama yang harus diperhatikan seiring dengan datangnya musim hujan adalah atap rumah. Masalah kebocoran pada atap telah menjadi hal yang lazim terjadi. Biasanya disebabkan oleh beberapa hal, seperti, keretakan pada atap rumah, kayu yang sudah lapuk dan plester semen di bagian bubungan atap yang sudah rusak.

Masalah lain yang timbul adalah pada dinding rumah anda. Untuk dinding dalam rumah, tidak akan terjadi masalah rembesan air apabila atap rumah telah dilapisi waterproof. Yang harus lebih diperhatikan adalah dinding luar rumah anda. Ancaman jamur bisa sangat mengganggu estetika rumah dan mengakibatkan timbulnya noda hitam. Sebaiknya dinding luar dilapisi dengan weathershield sebagai pelindung dari jamur sehingga warnanya tetap cerah.

Untuk keretakan kecil pada atap bisa diatasi dengan memasang kawat kasa dan dilapisi dengan waterproof. Sedangkan untuk keretakan yang besar perlu diplester ulang.
Khusus atap rumah yang terbuat dari asbes, pemasangan paku baut harus dilapisi karet untuk mencegah air merembes melalui celah lubang paku.


Lantai rumah juga menjadi bagian yang penting. Untuk keamanan rumah dari banjir, lantai dalam rumah anda sebaiknya dibuat lebih tinggi dari teras rumah. Selokan dan saluran pembuangan juga harus diperhatika ketika musim hujan. Bersihkan selokan dan saluran pembuangan secara teratur untuk mencegah penyumbatan.

By RumahHakMilik.com

Pilihlah Gaya Rumah Idaman Anda

Pilihlah Gaya Rumah Idaman Anda

Gaya Rumah anda menggambarkan pribadi penghuninya. setidaknya itulah pendapat banyak kalangan. Bila rumah saya berantakan tanpa konsep, apakah itu juga menandakan pribadi saya yang tidak jelas? Bingung juga, di saat mencari rumah saja semakin sulit masih direpotkan dengan menentukan gaya rumah.

Tapi menentukan gaya rumah yang sesuai dengan pribadi penghuninya dapat memberikan kenyamanan maksimal dan merasa lebih betah. Hal ini dapat memberikan efek psikologis yang menenangkan dan tentram. Terdapat beberapa gaya rumah yang biasa diadopsi di Indonesia. Gaya rumah ini selain disesuaikan dengan si empunya rumah juga disesuaikan dengan kondisi alami.

1. Gaya minimalis
Gaya minimalis ini sekarang masih menjadi favorit bagi masyarakat Indonesia. Memberikan kesan modern, tidak memiliki banyak ornamen dan biasanya minim sekat. Cocok bagi anda yang mempunyai kesibukan cukup banyak sehingga tidak perlu banyak waktu untuk membersihkan rumah. Warna yang digunakan dalam bangunan ini biasanya warna-warni yang tidak mencolok seperti warna pastel, krem, putih, atau abu-abu

2. Gaya tropis
Gaya ini dibuat untuk menyesuaikan iklim tropis di Indonesia. Mengikuti iklim tropis, musim panas dan hujan menjadi pertimbangan utama dalam dalam menciptakan gaya ini. Bangunan ini menggunakan atap tinggi untuk mendapatkan efek sejuk dan cenderung miring sebagai cara untuk mengalirkan air hujan. Ciri khasnya yang lain adalah bukaan jendela yang cukup untuk mendapatkan pantulan sinar matahari. Warna yang sering digunakan adalah hijau atau merah bata

3. Gaya Mediterranean
Beberapa tahun lalu gaya ini sempat booming di sektor perumahan Indonesia. bangunan ini cocok diterapkan di iklim tropis yang dirancang untuk mendapatkan sinar matahari dengan maksimal. Model ini banyak disukai di Asia karena penuh dengan unsur estetik dan ornamentik. Biasanya ada penonjolan bangunan yang lebih tinggi menyerupai menara.

4. Gaya Country
Gaya ini diadopsi dari arsitektur rumah cowboy dari Amerika. Rumah ini biasanya banyak menggunakan ornamen dan furnitur dari kayu. Baik untuk lantai, tangga, meja maupun kursi. Bahan-bahan alami yang biasanya digunakan seperti kayu atau batu dapat memberikan suasana hangat hingga banyak yang menerapkannya untuk di daerah yang hawanya dingin.

By RumahHakMilik.com

Tips Memiliki Taman yang Indah

Tips Memiliki Taman yang Indah

Sama halnya dengan menata furniture di interior rumah, taman pun perlu ditata dengan komposisi yang tepat, sehingga terlihat cantik. Ada banyak hal yang patut diperhatikan, mulai dari ukuran taman, hingga jenis daun yang harus digunakan.
Untuk lebih lengkapnya, simaklah beberapa tips berikut ini.


penataan Taman. Penentuan desain taman sebaiknya dilakukan pada tahap awal untuk memudahkan pemilihan tanaman maupun ornamen yang akan digunakan. Desain taman ini bisa disesuaikan dengan kondisi atau gaya arsitektur rumah sehingga terdapat keselarasan desain. Hal ini juga menentukan jenis tanaman, baik tampilan daun maupun warna bunga yang akan digunakan. Untuk desain tanaman yang sederhana, bisa menggunakan tanaman berdaun kecil atau menggunakan tidak lebih dari dua warna bunga yang warnanya selaras dengan tanaman daun lainnya.


Ukuran taman. Hal ini menentukan jenis tanaman dan desain taman yang sebaiknya diterapkan agar tetap memberikan estetika namun tidak terlihat berlebihan atau berantakan. Area taman yang mungil biasanya juga untuk mengimbangi ukuran rumah yang tidak terlalu luas. Menggunakan desain taman yang simple dan praktis bias dijadikan pilihan, sehingga bisa tetap memberi penonjolan pada desain arsitektur rumah dan tidak terlihat terlalu mendominasi.



Ornamen. Adanya ornamen di taman merupakan elemen pendukung estetika taman yang mampu mengentalkan gaya taman yang ingin diciptakan. Misalnya, menggunakan ornamen berupa air mancur yang berbentuk pagoda untuk taman bergaya Jepang, atau ornamen berupa patung anak kecil untuk gaya Eropa klasik.


Komposisi. Cermatilah komposisi dan gradasi penyebaran jenis tamannya, dengan memperhatikan ukuran daun, bentuk dahan maupun rantingnya agar sedap dipandang. Tanaman berukuran besar biasanya diletakkan di bagian sisi atau sebagai pembentuk taman kemudian tanaman berdaun kecil atau berukuran kecil diletakkan di tengah untuk mengisi. Bisa juga dengan membuat satu tanaman berukuran tinggi atau besar sebagai focal point dan disandingkan dengan rumput yang menutupi tanah. Jika malam tiba, pohon tersebut bisa membentuk siluet yang cantik dengan dengan teknik pencahayaan yang tepat.

By RumahHakMilik.com